Jakarta, IDN Times – Pada perdagangan hari Selasa pagi (4 Februari 2025), nilai tukar rupiah menunjukkan pelemahan terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Situasi ini terjadi di tengah berlangsungnya cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2025.
Berdasarkan data dari Investing.com, nilai pembukaan rupiah berada di level Rp16.555 per dolar AS. Kemudian, pada pukul 10.10 WIB, mata uang Garuda ini mengalami penurunan sebesar 82 poin atau setara dengan 0,49 persen, menjadi Rp16.707 per dolar AS. Pergerakan nilai rupiah hari ini terpantau berada dalam rentang Rp16.545 hingga Rp16.756 per dolar AS.
Tidak hanya terhadap dolar AS, rupiah juga mengalami pelemahan terhadap sejumlah mata uang utama negara-negara Barat dan beberapa negara di kawasan Asia. Berikut adalah rincian datanya:
- Dolar Australia (AUD): Turun sebesar 117,97 poin atau 1,13 persen menjadi Rp10.524
- Euro (EUR): Turun sebesar 213 poin atau 1,19 persen menjadi Rp18.090
- Poundsterling (GBP): Turun sebesar 74,7 poin atau 0,35 persen menjadi Rp21.592
- Yen Jepang (JPY): Turun sebesar 0,47 poin atau 0,42 persen menjadi Rp111,55
- Won Korea (KRW): Turun sebesar 0,09 poin atau 0,84 persen menjadi Rp11,4
- Yuan China (CNY): Turun sebesar 2,57 poin atau 0,11 persen menjadi Rp2.298,37
- Ringgit Malaysia (MYR): Turun sebesar 3,2 poin atau 0,09 persen menjadi Rp3.757,3.
Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp16.562 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Perkasa ke Rp16.562 per Dolar AS