Nienke Panis-Ringersma, seorang blogger asal Belanda, membagikan wawasan berharganya tentang destinasi wajib kunjung di Belanda saat musim tulip mencapai puncaknya.
Ketika musim dingin mulai mereda dan berganti dengan musim semi, lanskap Belanda berubah menjadi hamparan warna-warni yang mempesona, bak permen yang bertaburan di seluruh negeri.
Salah satu kawasan yang paling ikonik adalah Bollenstreek, atau “Wilayah Umbi,” yang membentang indah dari Haarlem hingga Leiden, dan melengkung anggun menuju pesisir Laut Utara.
Saat tulip-tulip itu bermekaran, gelombang wisatawan pun tiba, bersemangat untuk menyaksikan sendiri keajaiban visual ini.
Nienke Panis-Ringersma, seorang tokoh di balik blog fotografi tulip populer ‘Tulips in Holland’, yang berbasis di Belanda, berbagi pengalaman terbaiknya dalam menikmati keindahan bunga tulip di tanah kelahirannya.
“Orang Belanda sangat membumi,” kata Panis-Ringersma, yang secara rutin membagikan foto dan cerita memukau tentang tulip di akun Facebook-nya.
“Mereka sudah cukup akrab dengan ladang bunga. Anda bisa merasakan kedatangan musim turis ketika jalanan dipenuhi pengendara sepeda yang kurang berpengalaman.”
Meskipun demikian, Panis-Ringersma, yang terpesona oleh keindahan tulip ikonik negaranya hingga mendorongnya menjadi seorang blogger, mengungkapkan, “Saya pikir itu karena kebahagiaan yang mereka rasakan.”
“Dimulai sekitar bulan Desember ketika kita bisa membeli tulip di toko bunga, dan sekitar minggu ketiga Januari, kita merayakan Hari Tulip Nasional. Sekitar 300.000 tulip ditempatkan di alun-alun museum di Amsterdam dengan latar belakang Rijksmuseum atau Museum Van Gogh yang megah.”
“Itu adalah awal dari serangkaian festival tulip yang memeriahkan kedatangan musim semi. Tempat ini sungguh ajaib, dan saya mencintai bunganya, aromanya. Setiap tulip itu unik. Ada banyak kisah hebat yang bisa diceritakan,” tambahnya.
Berikut adalah panduan dari Panis-Ringersma untuk menikmati musim bunga tulip yang tak terlupakan di Belanda.
1. Keukenhof: Berlayar dengan ‘Perahu Berbisik’ di Tengah Hamparan Tulip
“Jadi, jika Anda bertanya tentang tempat nomor satu? Sudah pasti Keukenhof,” tegas Panis-Ringersma.
Didirikan pada tahun 1949, Taman Keukenhof tidak diragukan lagi adalah atraksi wisata bertema tulip yang paling populer di Belanda.
Taman tulip “inspiratif” yang ditata dengan indah dan dipercantik dengan kincir angin ikonik ini menarik lebih dari satu juta pengunjung setiap tahun selama musim semi yang berlangsung selama delapan minggu.
“Sekitar tujuh juta umbi ditanam dengan tangan, bukan dengan mesin, setiap tahun,” jelas Panis-Ringersma, yang kecintaannya pada tulip tumbuh sejak kecil karena sering mengunjungi Keukenhof—tempat kakeknya pernah menjadi sukarelawan sebagai petugas tiket.
“Ini adalah taman musim semi terindah di dunia.”
Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas di Keukenhof, mulai dari piknik hingga menghadiri pameran bunga yang memukau.
Anda juga dapat merasakan sensasi berlayar dengan ‘perahu berbisik’, yaitu perahu bertenaga listrik yang membawa Anda mengelilingi taman dengan tenang.
Namun, penting untuk merencanakan kunjungan Anda jauh-jauh hari, karena Keukenhof hanya dibuka selama dua bulan, biasanya dari hari pertama musim semi hingga minggu pertama Mei, tergantung pada kondisi cuaca.
Pada tahun 2025, taman ini akan dibuka antara tanggal 20 Maret hingga 11 Mei.
Menurut Panis-Ringersma, menentukan waktu terbaik untuk berkunjung adalah hal yang cukup sulit.
“Setiap tahun berbeda… saat ini kita mengalami musim dingin yang sangat hangat. Saya pikir waktu terbaik untuk berkunjung tahun ini adalah sekitar pertengahan April.”
Situs: https://keukenhof.nl/en/
Alamat: Stationsweg 166A 2161 AM Lisse
Kontak: info@keukenhof.nl
Instagram: @visitkeukenhof
2. Parade Bunga Bloemencorso
Untuk benar-benar merasakan kegembiraan musim tulip, pastikan Anda tidak melewatkan Parade Bunga Bloemencorso.
“Parade bunga ini adalah festival bunga yang sangat meriah,” kata Panis-Ringersma.
“Ada sekitar 20 kendaraan hias, marching band, mobil-mobil yang dihias dengan berbagai macam bunga, orang-orang yang bersenang-senang, hiburan jalanan… setiap kota memiliki suasana yang sangat meriah.”
Parade Bloemencorso diadakan setiap tahun pada hari Sabtu ketiga bulan April. Rute parade membentang dari Noordwijk ke Haarlem, melewati Bollenstreek dan Keukenhof.
“Ini adalah keriaan sepanjang hari,” kata Panis-Ringersma.
“Orang-orang berbaris setidaknya tiga atau empat baris untuk menonton. Beberapa orang bahkan menyiapkan tempat duduk mereka setidaknya tiga jam sebelum parade dimulai. Suasananya mirip dengan parade Disney. Orang-orang duduk di jalan menunggu parade lewat.”
Kiat dari Panis-Ringersma: saksikan parade di Noordwijk.
“Banyak orang mencoba melihat pawai di sekitar Keukenhof karena pawai tersebut melewati taman-taman,” katanya.
“Namun, tempat itu sangat ramai. Datanglah ke Noordwijk pagi-pagi sekali. Kota tepi laut itu indah.”
Sambil menunggu pawai, nikmati kue Stroopwafel Belanda yang lezat, atau makan siang di restoran Belanda pilihan Panis-Ringersma, Hudson Restaurant.
“Hari ini sangat meriah,” kata Panis-Ringersma. “Setiap kota memiliki pasar … tempat ini wajib dikunjungi bagi orang-orang yang bepergian ke Belanda.”
Situs: https://bloemencorso-bollenstreek.nl/en/
Telepon: +31 (0)252 428 237
Instagram: @bloemencorsobollenstreek
3. Menjelajahi Perkebunan Tulip di Bollenstreek
Bagi mereka yang ingin lebih dari sekadar mengagumi tulip dari kejauhan, Panis-Ringersma menyarankan untuk mengunjungi perkebunan tulip.
“Karena semua orang ingin sekali pergi ke ladang, tetapi biasanya tidak diperbolehkan,” katanya. “Jadi, silakan kunjungi perkebunan tulip yang memperbolehkan pengunjung!”
Tiga perkebunan yang direkomendasikan oleh Panis-Ringersma terletak di jantung Bollenstreek, wilayah budidaya umbi bunga yang terkenal di Belanda Barat.
“Ketiganya didirikan oleh petani umbi,” katanya. “Jadi, mereka benar-benar tahu apa yang mereka lakukan. Semuanya menawarkan pengalaman yang sangat praktis.”
Tulip Experience yang dikelola keluarga di Noordwijkerhout adalah pilihan pertama Panis-Ringersma; rumah bagi hampir satu juta tulip.
“Anda dapat pergi ke ladang tempat Anda dapat melihat sedikitnya 700 jenis tulip yang berbeda,” kata Panis-Ringersma.
“Anda dapat mengunjungi pasar tulip dengan berbagai macam produk yang terbuat dari tulip atau yang berhiaskan tulip. Anda dapat memetik tulip sendiri. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan.”
Produk tulip seperti apa saja yang tersedia?
“Bir dengan tulip, vodka tulip, Aperol Spritz tulip, sabun beraroma tulip, vas, serbet dengan tulip, dompet dengan tulip,” katanya.
“Semuanya berhiaskan tulip.”
Baca juga:
- Ulah turis Indonesia di Jepang dan Singapura dikecam warganet – ‘Kalau tidak senang melihat kelakuan turis asing di Bali, kita jangan seperti itu’
- Kukës, kota pertama yang masuk nominasi Nobel Perdamaian
- Bunga bangkai asal Indonesia menarik ribuan orang di Australia – ‘Baunya seperti sampah’
Bergerak lebih jauh ke selatan, Panis-Ringersma juga menyukai De Tulperij di Voorhout.
“Anda bisa pergi bersama penanam umbi,” katanya.
“Anda akan berjalan ke ladang. Ia akan menggali beberapa umbi tulip dan akan menunjukkan kepada Anda bagaimana mereka tumbuh dan apa yang mereka lakukan setiap tahun untuk menumbuhkannya. Itu adalah lingkungan yang sangat menarik.”
Situs: https://tulipexperienceamsterdam.nl
Alamat: Delfweg 37, 2211 VK Noordwijkerhout, Netherlands
Telepon: +31651368784
Instagram: @tulipexperienceamsterdam
4. Ajak Anak-Anak Memetik Tulip di Pluktuin
Bagi pengunjung yang membawa anak-anak yang aktif dan mungkin cepat bosan, Panis-Ringersma merekomendasikan lokasi memetik tulip di Bollenstreek.
Ada beberapa perkebunan pemetikan bunga di daerah Bollenstreek, tetapi Panis-Ringersma secara khusus merekomendasikan untuk mengunjungi Pluktuin milik Annemieke.
Ini adalah tempat pembibitan tulip di Hillegom yang dikelola oleh pasangan suami istri, Annemieke dan Pieter.
“Pluktuin secara harfiah berarti ‘kebun pemetikan bunga’,” kata Panis-Ringersma.
“Memetik tulip adalah pengalaman yang benar-benar luar biasa, terutama saat Anda pergi bersama anak-anak untuk berjalan-jalan ke ladang dan memetik tulip beserta umbinya dan Anda dapat membawa umbi dan tulip tersebut pulang atau ke hotel.”
Situs: https://www.annemiekespluktuin.nl
Alamat: Haarlemmerstraat 15A, 2182 HA Hillegom, Netherlands
Telepon: +31653839979
Instagram: @pickinggardenholland
5. Belajar Sejarah Tulip Belanda di Hortus Bulborum
Bagi Panis-Ringersma, yang kecintaannya pada fotografi tulip membawanya menjadi pakar hortikultura tulip, kebun umbi bersejarah Hortus Bulborum di Limmen adalah lembaga pembelajaran yang sakral.
“Tempat itu seperti museum hidup,” katanya.
“Tulip masuk ke Belanda sekitar abad ke-16. Dan orang-orang menyukainya sejak awal. Dan saat ini, ada satu tempat di Belanda yang menjaga umbi tulip tetap hidup sejak abad ke-16 dan seterusnya. Jadi, ini adalah tempat Anda dapat menemukan umbi tertua di Belanda yang masih mekar.”
Hortus Bulborum menyimpan lebih dari 4.500 varietas tanaman umbi musim semi bersejarah, mulai dari tulip hingga daffodil hingga eceng gondok, yang jarang dibudidayakan di zaman modern.
Umbi yang paling disoroti di taman ini meliputi spesimen Fritillaria Persica, yang berasal dari tahun 1557. Lalu ada tulip kuno dari abad ke-16, yakni Duc van Tol berwarna merah dan kuning.
“Jadi, Anda bisa berkunjung ke sana dan itu adalah kebun yang sangat kecil,” kata Panis-Ringersma.
“Mereka punya pai apel yang lezat! Jadi, kunjungilah dan minumlah kopi dengan pai apel di sana dan lihatlah berbagai jenis bunga.”
Situs: https://hortus-bulborum.nl/en/
Alamat: Zuidkerkenlaan 23A, 1906 AC Limmen, Netherlands
Telepon: +31617291643
Facebook: https://www.facebook.com/hortusbulborum/
—
Artikel versi Bahasa Inggris yang berjudul A local expert’s guide to seeing the most beautiful tulips in the Netherlands dapat Anda baca di BBC Travel.
- Bunga bangkai asal Indonesia menarik ribuan orang di Australia – ‘Baunya seperti sampah’
- ‘Baunya seperti tong sampah yang meluap’ — Menguak anatomi bunga bangkai raksasa asal Indonesia
- ‘Anggrek buruk rupa’, salah satu spesies tanaman yang ditemukan tahun ini