Minyak Zaitun: Rahasia Alami Tingkatkan Kesuburan dan Peluang Kehamilan?

Olive oil atau yang lebih dikenal dengan minyak zaitun, adalah minyak alami yang diekstrak dari buah pohon zaitun (Olea europaea). Pohon zaitun sendiri merupakan tanaman yang telah lama dibudidayakan di wilayah Mediterania.

Proses pembuatan minyak zaitun melibatkan pengepresan seluruh bagian buah zaitun. Minyak yang dihasilkan ini memiliki beragam kegunaan, mulai dari bahan dalam produk kosmetik, formulasi obat-obatan, hingga pembuatan sabun. Informasi ini kami rangkum dari Medical News Today.

Selain itu, buah zaitun juga sering digunakan sebagai bahan makanan. Dapat dinikmati secara langsung atau diolah sebagai topping pada pizza dan berbagai hidangan lainnya.

Mungkin Mama sudah tahu, minyak zaitun menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan, termasuk potensinya untuk meningkatkan kesuburan. Liputanku telah merangkum informasi berikut dari berbagai sumber terpercaya:

1. Manfaat minyak zaitun untuk kesuburan

Saat ini, minyak zaitun semakin populer sebagai salah satu komponen penting dalam diet yang mendukung kesehatan kesuburan.

Sebuah studi yang dipublikasikan oleh Daily Mail, yang dilakukan oleh University of Southampton, menemukan bahwa diet yang memasukkan minyak zaitun dapat meningkatkan peluang kehamilan hingga 40 persen.

Penelitian ini melibatkan 100 pasangan yang sedang menjalani program bayi tabung. Selain digunakan dalam masakan, minyak zaitun juga diberikan melalui suplemen vitamin yang diperkaya dengan vitamin D dan asam lemak omega-3 selama periode studi 6 minggu.

Hasil studi ini sejalan dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa konsumsi asam lemak tak jenuh ganda omega-3 yang terkandung dalam minyak zaitun dapat membantu mempercepat perkembangan embrio dalam program bayi tabung.

Asam lemak omega-3 dalam minyak zaitun juga diyakini bermanfaat dalam meningkatkan kualitas sperma dan sel telur.

Selain minyak zaitun, Mama juga bisa memperoleh manfaat asam lemak omega-3 dari buah alpukat. Penelitian dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa perempuan yang mengonsumsi asam lemak tak jenuh tunggal, seperti yang terdapat pada alpukat, memiliki peluang kehamilan yang lebih tinggi saat menjalani program bayi tabung.

Menurut peneliti Jorge Chavarro, alpukat dan minyak zaitun merupakan sumber asam lemak tak jenuh tunggal yang rendah lemak.

2. Pola makan dengan minyak zaitun untuk kesuburan

Menurut The Bump, diet Mediterania yang kaya akan sayuran, minyak zaitun, ikan, dan kacang-kacangan dapat meningkatkan peluang kehamilan dan menyehatkan kesuburan.

Peneliti Brooke Schantz menjelaskan bahwa menerapkan pola makan sehat dan menjaga berat badan ideal adalah langkah awal yang krusial dalam program hamil. Selain menyehatkan kesuburan, diet yang tepat juga memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin, serta mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan.

Selain mengonsumsi makanan sehat seperti yang direkomendasikan dalam diet Mediterania, penting juga untuk membatasi konsumsi lemak trans, termasuk makanan cepat saji, makanan beku, dan makanan kemasan.

3. Cara konsumsi minyak zaitun untuk kesuburan

Minyak zaitun dapat digunakan dalam berbagai masakan dan tersedia dalam beberapa jenis, seperti virgin olive oil, extra virgin olive oil, light olive oil, dan classic olive oil. Perbedaan ini terletak pada metode pengolahannya.

Untuk memaksimalkan manfaat minyak zaitun bagi kesuburan, selain menggunakannya dalam masakan dan sebagai pelengkap makanan, Mama juga dapat mempertimbangkan konsumsi suplemen yang kaya akan vitamin D dan asam lemak omega-3.

 4. Manfaat lain minyak zaitun untuk kesehatan

Selain bermanfaat untuk kesuburan, minyak zaitun juga memiliki beragam manfaat kesehatan lainnya. Beberapa di antaranya, seperti yang dilansir dari Healthline, meliputi:

  • Menstabilkan gula darah

Sebuah studi menunjukkan bahwa responden yang rutin mengonsumsi minyak zaitun mengalami penurunan kadar gula darah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya.

  • Menjaga kesehatan tulang

Studi pada 523 perempuan menunjukkan bahwa konsumsi rutin minyak zaitun berhubungan dengan kepadatan tulang yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya.

  • Mengurangi peradangan

Beberapa senyawa dalam minyak zaitun, termasuk oleocanthal, memiliki efek anti-inflamasi. Komponen ini dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang dapat menyebabkan nyeri atau bahkan demam.

Itulah beberapa manfaat minyak zaitun untuk kesuburan dan kesehatan secara umum. Namun, sebelum mengonsumsinya, pastikan untuk menyesuaikannya dengan kondisi tubuh Mama ya!

Leave a Comment