Liburan Lancar: 9 Tips Ampuh Cegah Mabuk Perjalanan Keluarga!

Perjalanan jauh, apalagi saat liburan keluarga, seringkali menjadi momok bagi mereka yang rentan terhadap mabuk perjalanan atau motion sickness.

Kondisi ini cenderung dialami oleh anak-anak usia 2-12 tahun, ibu hamil, dan individu yang sering mengalami migrain.

Mabuk perjalanan, yang juga dikenal sebagai mabuk kendaraan atau mabuk laut, dapat terjadi saat bepergian dengan mobil, pesawat, kapal laut, atau kereta api. Penyebab utamanya adalah gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, di mana mata, telinga bagian dalam, otak, dan permukaan kulit tidak selaras dalam menerima informasi gerakan dari kendaraan.

Aroma menyengat di dalam kendaraan, seperti asap rokok, pewangi mobil yang kuat, serta kurangnya oksigen, dapat memperburuk kondisi mabuk perjalanan. Gejala yang timbul meliputi mual, muntah, pusing atau sakit kepala, keringat dingin, dan perasaan tidak nyaman secara umum.

Untungnya, motion sickness bukanlah penyakit serius dan dapat diantisipasi. Berikut adalah beberapa tips dari Liputanku yang bisa Mama terapkan agar perjalanan liburan keluarga tetap menyenangkan dan bebas gangguan:

1. Perhatikan Asupan Makanan Sebelum Berangkat

Mengonsumsi makanan sebelum perjalanan sangat penting, namun Mama perlu selektif. Hindari makanan yang dapat membuat perut terasa penuh dan tidak nyaman, seperti minuman bersoda, makanan berat yang berlebihan, makanan pedas, serta makanan tinggi lemak.

Gerakan kendaraan dapat memicu mual jika perut terlalu penuh dengan makanan atau cairan.

2. Jauhi Makanan dengan Aroma Menyengat

Bukan hanya selama perjalanan, makanan dengan aroma kuat dan menyengat, seperti durian, dapat memicu mabuk jika dikonsumsi berlebihan.

Sebaiknya hindari makanan tersebut saat melakukan perjalanan jauh untuk mencegah timbulnya rasa mual.

3. Pilih Posisi Duduk yang Minim Guncangan

Pilihlah posisi tempat duduk dengan bijak, karena posisi yang rentan terhadap guncangan akan membuat Mama merasa pusing dan mual.

Jika Mama bepergian dengan pesawat, usahakan untuk duduk di bagian tengah dekat sayap. Di kapal laut, dek paling bawah biasanya menawarkan guncangan yang lebih sedikit. Jika menggunakan mobil, duduk di kursi depan bisa membantu mengurangi mabuk perjalanan.

4. Hindari Menghadap ke Belakang

Hindari posisi duduk yang berlawanan dengan arah laju kendaraan atau menghadap ke belakang. Posisi ini sangat mudah memicu pusing dan mual, yang pada akhirnya dapat menyebabkan muntah atau mabuk perjalanan.

5. Jangan Membaca atau Bermain Gadget

Perjalanan jauh seringkali membuat kita merasa bosan. Beberapa orang mengatasinya dengan membaca atau menatap layar gadget, namun cara ini justru dapat memicu pusing dan mual.

Untuk mencegah mabuk perjalanan, jika merasa bosan, lebih baik berhenti sejenak untuk menghirup udara segar atau mendengarkan musik.

6. Fokuskan Pandangan ke Arah Jauh

Arahkan pandangan pada area yang luas dan jauh. Jika bepergian dengan mobil, nikmati pemandangan jalanan seperti sawah, gunung, atau permukiman dan aktivitas masyarakat.

Begitu juga saat berada di kapal laut, nikmati pemandangan gugusan pulau-pulau kecil di sekitar perairan. Hindari menatap gelombang air laut karena dapat memicu pusing.

7. Hirup Udara Segar

Bagi mereka yang rentan mabuk perjalanan, udara dari pendingin ruangan (AC) seringkali memicu pusing dan mual. Apalagi jika ditambah dengan aroma wewangian yang menyengat, sebaiknya kurangi penggunaan AC dan buka sedikit jendela mobil agar udara segar dapat masuk.

8. Sediakan Permen

Rasa mual yang muncul saat perjalanan dapat diantisipasi dengan mengonsumsi permen dengan rasa asam, jahe, atau mint.

Permen dengan rasa tersebut dapat membantu meredakan mual secara instan, dan Mama dapat mengonsumsinya berulang kali jika diperlukan.

9. Konsumsi Obat Anti Mabuk

Sebelum melakukan perjalanan, pertimbangkan untuk mengonsumsi obat anti mabuk seperti dramamine, dramasine, atau stugeron. Obat-obatan ini umumnya menimbulkan rasa kantuk, sehingga Mama dapat beristirahat selama perjalanan tanpa merasakan pusing dan mual.

Persiapkan kondisi kesehatan Mama dan keluarga sebaik mungkin sebelum memulai perjalanan jauh saat liburan.

Sediakan makanan bergizi dan obat-obatan yang diperlukan untuk mengatasi mabuk perjalanan atau gangguan kesehatan lainnya. Dengan persiapan yang matang, liburan Mama dan keluarga akan berjalan lancar dan menyenangkan.

Baca juga:

  • 3 Tips Promil dari Kiky Saputri, Hindari Stres dengan Banyak Liburan
  • 7 Hal yang Harus Diperhatikan saat Pergi Liburan ke Gunung
  • Cara Mengatasi Demam pada Bayi saat Liburan, Mama Perlu Tahu

Leave a Comment