BOLASPORT.COM – Asa tim Daejeon JungKwanJang Red Sparks untuk meraih kemenangan di laga final Liga Voli Korea musim 2024-2025 sedikit teredam. Penyebabnya tak lain adalah masalah krusial pada sektor receive.
Kurangnya akurasi dalam penerimaan bola dari para pemain JungKwanJang Red Sparks justru menjadi keuntungan besar bagi tim Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Absennya libero andalan Red Sparks, Noh Ran, dimanfaatkan sepenuhnya oleh Pink Spiders dalam pertandingan yang digelar di Samsan World Gymnasium, Incheon, Korea Selatan, pada Senin (31/3/2025).
Tekanan demi tekanan berhasil dilancarkan oleh skuad asuhan Marcello Abbondanza dengan mengarahkan servis langsung ke libero pelapis, Choi Hyo-seo.
Choi sendiri sebenarnya sudah merasakan tekanan berat sejak laga Red Sparks sebelumnya.
Ditunjuk menggantikan Noh Ran di tengah pertandingan krusial babak playoff, pemain yang dinobatkan sebagai rookie terbaik dua musim lalu itu justru tampak gugup di lapangan.
Final Liga Voli Korea – Performa Park Hye-min Tak Konsisten, Ko Hee-jin Merespons Kekhawatiran Cedera Pemain Utama
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, bahkan mengambil langkah berani dengan menyatakan bahwa Choi tidak dapat bermain, yang kemudian memaksanya untuk memindahkan pemain lain, yaitu Park Hye-min, ke posisi libero.
Mendapat kesempatan bermain, libero berusia 20 tahun itu tetap menunjukkan ketidakstabilan dalam antisipasi, terutama saat melakukan penerimaan bola.
Pada set kedua, Choi Hyo-seo bahkan dibuat tak berdaya oleh servis dari pemain cadangan Pink Spiders, Choi Eun-ji.
Choi Eun-ji sukses mencetak ace pertamanya, menyamakan kedudukan menjadi 18-18 setelah Pink Spiders sebelumnya tertinggal 16-18 dari Red Sparks.
Ace kedua kembali dihasilkan oleh outside hitter berusia 32 tahun itu, membawa timnya unggul dengan selisih tiga poin, 21-18.
Meskipun hanya mencetak dua poin dalam pertandingan tersebut, Choi Eun-ji berhasil memberikan dampak signifikan dengan menggoyahkan mental libero Red Sparks.
Dilansir dari TheSpike.co.kr, pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza, memberikan pujian kepada Choi Eun-ji dan pemain cadangan lainnya, Park Su-yeon, yang berperan sebagai spesialis servis.
“Saya kira tidak ada yang berjalan sempurna, tetapi para pemain yang masuk sebagai pemain pengganti di momen-momen penting melakukan servis dengan sangat baik,” ujarnya.
“Saya meminta mereka untuk mencetak ace, dan mereka berhasil melakukannya.”
“Kedua pemain melakukan servis yang sama hari ini, servis keras ke posisi satu, yang berhasil menggoyahkan penerima,” tambahnya sambil tersenyum.
Choi Eun-ji sendiri merupakan pemain yang sudah berpengalaman.
Dia pernah membela Red Sparks dan membawa tim yang sebelumnya dikenal sebagai Korea Ginseng Corporation meraih gelar juara KOVO Cup pada tahun 2018.
Choi juga berhasil meraih penghargaan individu sebagai pemain terbaik atau MVP.
Di Liga Voli Korea, Choi telah mengoleksi dua gelar juara bersama Hwaseong IBK Altos (musim 2014-2015) dan Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass (2017-2018).
Kini, Choi Eun-ji berpeluang menambah koleksi gelarnya dengan meraih gelar Liga Voli Korea yang ketiga bersama Incheon Heungkuk Life Pink Spiders musim ini.
“Kami ingin memenangkan gelar. Saya berharap kami bisa meraihnya tanpa ada hal buruk yang terjadi,” lanjut Abbondanza.
Hasil Final Liga Voli Korea – Dua Libero Red Sparks Kewalahan, Pink Spiders Dominasi Pertandingan