Liputanku – Awas, bro! Jangan sampai salah langkah. Inilah bahaya tersembunyi di balik penggunaan spul KW untuk sistem kelistrikan motor bekas kesayangan Anda.
Menggunakan spul KW ternyata menyimpan kerugian yang signifikan, terutama bagi kesehatan kelistrikan motor Anda dalam jangka panjang.
“Problem utamanya adalah kualitas dan daya tahan. Spul KW jelas berbeda jauh dibandingkan dengan spul orisinal,” ujar Muhammad Cholil, pemilik bengkel spesialis kelistrikan Nday Fashion Lightning (NFL), memberikan penjelasannya.
Efek negatif penggunaan spul KW mungkin tidak langsung terasa saat pertama kali dipasang.
“Saat masih baru, memang kinerjanya, terutama pengisian daya, terasa mirip dengan spul orisinal,” jelas Nday, sapaan akrabnya.
“Namun, setelah sekitar sebulan pemakaian, performa pengisiannya akan mulai menurun secara drastis,” imbuhnya.
Kondisi ini, tentu saja, akan berdampak langsung pada usia pakai aki atau baterai motor Anda.
“Akibatnya, aki menjadi cepat tekor dan Anda terpaksa harus mengganti aki baru lebih sering,” terang Nday, yang bengkelnya berlokasi di Jalan H.Syahrin, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
“Selain itu, spul KW juga tidak memiliki daya tahan yang baik. Dalam waktu singkat, kondisinya akan gosong lagi,” pungkasnya saat diwawancarai.
Jadi, jangan sampai tergoda dengan harga murah yang ditawarkan spul KW.
Sebab, pada akhirnya, Anda akan mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar karena aki motor menjadi rentan soak.
Sebaiknya, untuk komponen atau suku cadang kelistrikan yang vital seperti spul, selalu gunakan produk yang orisinal.
Ini Sebabnya Logo Perahu Muncul di Speedometer Motor Matic Jangan Dibiarkan