Terungkap! Inilah Akibat Fatal Membuang Oli Mesin dengan Kompresor Angin
Terungkap! Inilah Akibat Fatal Membuang Oli Mesin dengan Kompresor Angin Tahukah Anda? Menggunakan kompresor angin untuk mengeluarkan oli mesin bekas ternyata menyimpan risiko serius. Baca selengkapnya di sini. Gridoto / Tips & Trick ARSN April 4th, 11:45 PM April 4th, 11:45 PM
Liputanku – Banyak yang beranggapan bahwa menyemprotkan angin dari kompresor ke dalam lubang pengisian oli dapat mempercepat proses pengurasan oli mesin lama sebelum diganti dengan yang baru.
Namun, perlu diingat bahwa membuang oli mesin mobil menggunakan kompresor angin justru dapat menimbulkan permasalahan yang tidak diinginkan.
Cara ideal untuk mengganti oli mesin adalah dengan membuka baut karter oli dan mengganti filter oli secara bersamaan.
“Engine flush adalah cara yang lebih efektif untuk menghilangkan endapan oli lama secara menyeluruh sebelum memasukkan oli baru,” jelas Tepi Oktop.
Tepi Oktop adalah Service Manager di bengkel resmi Honda Pondok Indah, yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Penggunaan kompresor angin berpotensi besar menyebabkan kerusakan pada mesin.
Hal ini disebabkan karena angin yang dihasilkan kompresor mengandung kadar air yang cukup tinggi.
Air tersebut berasal dari proses kondensasi udara yang terjadi di dalam tabung penyimpanan angin pada kompresor.
Meskipun terdapat filter dan penampungan air, bukan berarti angin yang keluar dari kompresor benar-benar bebas dari kandungan air, ya!
Partikel air yang masuk ke dalam mesin secara langsung dapat menurunkan kualitas oli mesin secara signifikan.
“Di dalam oli terdapat aditif dan molekul pelumasan yang sangat rentan bereaksi dengan air,” ungkap CEO PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat.
Reaksi antara air dan oli dapat menyebabkan terbentuknya endapan serta penurunan kemampuan pelumasan oli itu sendiri.
Perlu diingat bahwa air adalah musuh utama bagi komponen logam pada mesin.
“Keberadaan air dapat memicu timbulnya karat dan korosi pada berbagai komponen mesin,” pungkas Arief.
Inilah Saat yang Tepat untuk Mengecek Tekanan Angin Ban Mobil Anda Secara Rutin
Copyright Gridoto 2025
Artikel Terkait