Salam Solidaritas !!!

Setiap tanggal 1 Mei seluruh buruh dibelahan dunia melakukan kegiatan dengan bermacam-macam cara untuk memperingati Hari Buruh se Dunia atau yang dikenal dengan MAY DAY,

di Indonesia pun demikian berbagai elemen buruh di negeri ini dalam memperingati MAY DAY banyak cara yang dilakukan salah satunya dengan melakukan Aksi turun ke jalan. Kami KSBSI JAKARTA, pada MAY DAY tahun ini merayakan dengan cara Aksi Turun kejalan untuk  menyuarakan tuntutan, mengingat masih banyaknya persoalan - persoalan perburuhan yang sifatnya normatif yang tidak dijalankan oleh para Pengusaha - Pengusaha Dzalim maupun kebijakan-kebijakan Pemerintah di tingkat daerah maupun Pusat yang belum Pro terhadap kaum buruh.

Outsourcing manusia, Buruh kontrak hingga saat ini masih menjadi hantu yang menakutkan bagi kaum buruh, dimana buruh tidak mempunyai masa depan yang jelas  serta upah yang jauh dari layak. Munculnya PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan justru membuat posisi buruh menjadi lemah untuk memperjuangkan upah yang layak.

Lemah serta tidak efektifnya Pengawas Ketenagakerjaan dalam menegakan norma-norma ketenagakerjaan maupun mengatasi perkara yang diadukan oleh para buruh seakan - akan selalu menjadi batu penghalang bagi buruh dalam memperjuangkan hak nya. Hal – hal tersebut yang membuat kami KSBSI JAKARTA, terus turun kejalan sampai buruh mendapatkan Kesejahteraan seperti Upah yang layak, Hidup yang Layak dan Pekerjaan yang Layak sesuai dengan amanat UUD 1945.

"Selamat Hari Buruh Untuk Para Buruh Indonesia, jadilah buruh yang cerdas, ulet, rajin, mandiri dan jujur, semoga kedepannya nasib para Buruh Indonesia menjadi lebih baik dan lebih sejahtera lagi"

May Day 2018 KSBSI JAKARTA MENUNTUT :

• REVISI PP 78 TAHUN 2015 TENTANG PENGUPAHAN

• HAPUS OUTSOURCING

• HAPUS SISTEM KERJA KONTRAK

• EFEKTIFKAN KINERJA PENGAWAS KETENAGAKERJAAN

Salam Muda, Militan, Profesional

KSBSI JAKARTA